Serba Serbi Budidaya Delima

Delima adalah salah satu jenis buah yang masuk ke dalam kingdom plantae dengan famili bernama Lythraceae dan genus Punica. Delima yang memiliki nama latin Punica Granatum ini disebut-sebut berasal dari negara Iran lalu dikembangkan di Mediterania. Namun, walaupun berasal dari negara Timur Tengah, buah delima juga telah tersebar di kawasan Cina dan Asia Tenggara.

Delima dikenal sebagai tanaman yang kaya akan khasiat sehingga sering disebut tanaman obat, tetapi juga dikembangkan sebagai tanaman hias. Tak hanya itu saja, tanaman ini menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi pecinta tanaman. Budidaya delima digemari karena dapat hidup di berbagai ketinggian dengan kondisi cuaca yang berbeda sama seperti ciri ciri bayam.

Jenis-Jenis Buah Delima

  1. Delima Merah

Buah delima merah menjadi salah satu buah yang wajib ada dalam perayaan Tahun Baru Imlek masyarakat tionghoa di Indonesia. Mereka percaya bahwa biji yang ada dalam buah delima merah yang berlimpah melambangkan rezeki mereka yang akan melimpah pula. Selain itu, warna buahnya yang merah sama dengan warna khas orang-orang keturunan Cina.

Buah delima merah memiliki manfaat yang beraneka ragam salah satunya bila dibuat jus dapat membersihkan kuman di gigi dan mulut. Apabila buahnya dimakan secara langsung dengan perlahan dapat membuat tenggorokan terhindar dari radang dan kekeringan serta menjernihkan suara yang serak. Di Vietnam buah delima merah umum digunakan untuk pengobatan penyakit.

  1. Delima Putih

Buah delima putih memiliki banyak khasiat terutama untuk resep tradisional atau kuno dalam pengobatan banyak jenis penyakit yang menyerang tubuh. Manfaat yang ada di dalam buah delima putih yaitu dapat menyembuhkan penyakit disentri, keputihan, amandel dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, buah ini juga dapat mengatasi perut kembung dan masuk angin.

  1. Delima Ungu

Buah delima ungu menjadi jenis delima dengan warna yang memiliki daya tarik tertinggi dan mempunyai manfaat yang kaya. Buah ini dapat digunakan untuk membersihkan kotoran yang ada di lambung, penurun demam dan mengobati pendarahan gusi serta pendarahan rahim. Tak hanya itu saja, delima ungu juga ampuh digunakan untuk penurun berat badan.

 

Cara Budidaya Delima

Daya tarik dan aneka manfaat yang dimiliki membuat berbagai kalangan berupaya untuk mengembangbiakan tanaman delima. Cara budidaya delima, yaitu:

  1. Persiapan lahan tanam dan bibit

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan lahan tanam dan pemilihan bibit delima yang berkualitas baik. Bibit atau benih delima dapat Anda beli di toko penjual bibit terdekat atau dapat pula Anda ambil dengan mencangkok. Pastikan bibit yang dicangkok didapat dari tanaman delima yang subur dan memiliki kualitas kembang yang baik.

Setelah itu siapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam bibit delima yang telah Anda siapkan pada langkah sebelumnya. Lahan tanam dapat berupa pekarangan dengan lahan yang luas atau dapat pula ditanam di dalam pot-pot yang Anda sediakan. Pastikan lahan tanam memiliki kualitas tanah yang subur agar delima dapat tumbuh sempurna.

  1. Menanam delima

Setelah langkah satu selesai dilakukan, laksanakan langkah berikutnya yaitu proses penanaman delima dengan bahan yang telah disiapkan pada langkah sebelumnya. Buatlah lobang pada lahan tanam dengan ukuran sesuai dengan ukuran bibir delima yang telah Anda siapkan. Kemudian letakkan bibit ke dalam lobang, lalu tutup kembali dengan tanah sisa yang ada. Setelah itu, siram tanah sisa yang telah ditanami bibit delima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *